
Pickdoo
Bandung – Persiapan pindah ke kos menjadi salah satu tantangan bagi mahasiswa baru yang akan memulai kehidupan mandiri di kota perantauan. Mulai dari menentukan barang yang perlu dibeli hingga menghindari perlengkapan yang tidak terpakai, semuanya membutuhkan perencanaan yang matang.
Menjawab kebutuhan tersebut, Pickdoo memperkenalkan platform digital berbasis web yang membantu mahasiswa menyiapkan kebutuhan kos sekaligus mengelola pemberian hadiah pindahan agar lebih terorganisasi.
Platform yang mengusung konsep Smart Gift Registry & Dorm Management ini dirancang untuk membantu mahasiswa dan keluarga menyusun daftar kebutuhan sesuai kondisi kamar kos. Dengan begitu, pengguna dapat menentukan barang yang benar-benar diperlukan sebelum mengeluarkan uang untuk membeli perlengkapan.
Salah satu fitur unggulan Pickdoo adalah Guided Next Chapter Registry & Kos Condition Quiz. Melalui fitur ini, pengguna dapat mengisi kuis interaktif mengenai kondisi kamar kos, mulai dari ketersediaan dapur, kamar mandi pribadi, hingga perabot yang sudah tersedia.
Berdasarkan jawaban tersebut, sistem akan menyusun daftar kebutuhan yang dipersonalisasi. Daftar tersebut dibagi ke dalam tiga kategori prioritas, yakni Need Before Move-in, Need for Daily Routine, dan Add Later.
Pengelompokan ini membantu mahasiswa menentukan perlengkapan yang harus tersedia sebelum pindah, kebutuhan untuk aktivitas sehari-hari, serta barang yang pembeliannya masih dapat ditunda.
Selain membantu menyusun daftar belanja, Pickdoo juga menghadirkan fitur Universal Claim System untuk mengatasi persoalan hadiah pindahan yang sering kali sama atau berlebihan.
Melalui fitur ini, mahasiswa dapat membagikan satu tautan daftar keinginan kepada keluarga, kerabat, dan teman. Pemberi hadiah bisa melihat barang yang dibutuhkan, kemudian menandai barang tersebut sebagai sudah diklaim setelah melakukan pembelian.
Status barang akan diperbarui menjadi Claimed sehingga pemberi hadiah lain dapat mengetahui bahwa barang tersebut sudah dipilih. Sistem ini dirancang untuk mengurangi risiko penerima mendapatkan hadiah yang sama berulang kali, seperti beberapa penanak nasi sekaligus.
Perwakilan tim pengembang Pickdoo mengatakan, platform tersebut berangkat dari persoalan yang kerap dihadapi mahasiswa perantau ketika harus menyiapkan kamar kos dari awal.
"Pickdoo lahir dari keresahan nyata mahasiswa perantau yang sering merasa kewalahan saat harus mempersiapkan kamar kos dari nol. Kami ingin menghadirkan pengalaman persiapan yang bukan hanya praktis secara digital, tetapi juga mendukung pola konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan," ujar perwakilan tim pengembang Pickdoo.
Tim pengembang menyebutkan, purwarupa Pickdoo telah melalui serangkaian pengujian dan validasi bersama puluhan mahasiswa di lingkungan kampus. Pengujian tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kesesuaian daftar kebutuhan dengan kondisi pengguna serta kemudahan koordinasi pemberian hadiah.
Ke depan, Pickdoo berencana memperluas kolaborasi dengan berbagai merek perlengkapan rumah tangga lokal. Pengembangan fitur lanjutan juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem persiapan hidup mandiri yang lebih praktis bagi masyarakat Indonesia.
Mahasiswa dan masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut dapat mengakses situs resmi pickdoo.com. Informasi terbaru mengenai platform ini juga tersedia melalui Instagram dan TikTok @pickdoo.co.
Pickdoo merupakan platform berbasis web yang berfokus pada pengelolaan daftar kebutuhan pindahan dan koordinasi hadiah. Layanan ini ditujukan untuk membantu pengguna merencanakan kebutuhan secara terstruktur, mengurangi potensi pemborosan, dan mencegah duplikasi hadiah.