![]() |
| Mahasiswa PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga mengikuti Kuliah Umum dan Pelepasan International Student Academic Experience (ISAE) di Ruang Multipurpose. |
Yogyakarta - Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menyelenggarakan Kuliah Umum dan Pelepasan International Student Academic Experience (ISAE), Selasa, 29 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Multipurpose tersebut menjadi momentum untuk memberikan penguatan akademik, motivasi, sekaligus melepas secara resmi mahasiswa yang akan mengikuti rangkaian program ISAE.
Kegiatan dihadiri pimpinan FITK UIN Sunan Kalijaga, antara lain Prof. Dr. Sigit Purnama, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I., Wakil Dekan Bidang Keuangan Prof. Dr. Ibrahim, M.P., serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Winarti, M.Pd.Si.
Turut hadir Ketua Program Studi PGMI, para dosen, mahasiswa, serta panitia kegiatan. Kehadiran unsur pimpinan fakultas dan dosen menunjukkan dukungan kelembagaan terhadap program mobilitas mahasiswa dan pengembangan pengalaman akademik internasional.
Rangkaian kegiatan dikemas dengan memadukan penguatan akademik dan ekspresi budaya. Sejak pra-acara, peserta disambut berbagai pertunjukan seni, seperti Tari Ondel-ondel, Tari Tor-tor, angklung, Tari Gugur Gunung, dan wayang.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UIN Sunan Kalijaga, serta sambutan Ketua Program Studi PGMI dan pimpinan fakultas.
Agenda tersebut kemudian dirangkaikan dengan prosesi pelepasan peserta ISAE. Nuansa keberagaman budaya Indonesia semakin terasa melalui penampilan Tari Kreasi Nusantara Timur dan Tari Dayak.
Pelepasan mahasiswa ISAE tidak sekadar menjadi seremoni keberangkatan. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk meneguhkan kesiapan mahasiswa sebagai pembelajar, calon pendidik, sekaligus representasi PGMI dan UIN Sunan Kalijaga di lingkungan internasional.
Para mahasiswa diharapkan mampu membawa sikap disiplin, terbuka, percaya diri, santun, serta memiliki kemampuan membangun komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat akademik dari berbagai latar belakang.
Pengalaman internasional juga diharapkan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat pendidikan dari perspektif yang lebih luas. Meski demikian, mahasiswa tetap didorong untuk mempertahankan identitas keislaman dan keindonesiaan selama mengikuti program.
Selain prosesi pelepasan, acara inti dan sesi diskusi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan sekaligus mempersiapkan diri sebelum mengikuti program. Setelah pemberian penghargaan dan dokumentasi, rangkaian acara kembali diisi dengan pertunjukan budaya, seperti Tari Wonderland 2, Tari Sinanggartulo, dan Tari Caping Ayu.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengantar Ketua HMPS, Workshop Desain Grafis, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Susunan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelepasan ISAE dirancang sebagai kegiatan yang memadukan aspek akademik, kreativitas, kolaborasi, dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
Keterlibatan mahasiswa dalam berbagai penampilan seni dan kepanitiaan juga menjadi bagian dari proses pembelajaran. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa belajar mengelola kegiatan, bekerja dalam tim, mengatur waktu, berkomunikasi, serta menampilkan keragaman budaya Indonesia secara kreatif.
Kemampuan tersebut dinilai relevan bagi mahasiswa PGMI karena profesi guru tidak hanya membutuhkan kompetensi akademik. Seorang pendidik juga dituntut memiliki kemampuan sosial, kepemimpinan, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai situasi.
Melalui program ISAE, Program Studi PGMI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman belajar yang tidak terbatas pada ruang kelas. Program tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan global mahasiswa dan meningkatkan keberanian mereka dalam berinteraksi pada lingkungan lintas budaya.
Mahasiswa juga diharapkan mampu melakukan refleksi terhadap praktik pendidikan yang ditemui selama mengikuti program. Pengalaman tersebut nantinya dapat dibagikan kepada sivitas akademika sehingga manfaat ISAE tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga turut memperkaya atmosfer akademik di lingkungan PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga.
Secara keseluruhan, Kuliah Umum dan Pelepasan ISAE berlangsung dalam suasana hangat, semarak, dan bermakna. Dukungan pimpinan, dosen, mahasiswa, serta panitia menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Bagi para peserta ISAE, perjalanan akademik ini diharapkan menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, meningkatkan kemampuan lintas budaya, dan memperoleh inspirasi baru yang dapat dibawa kembali untuk memperkuat pengembangan PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
