![]() |
| NH Islamic Fest 2026 Digelar di Probolinggo, Targetkan 3.000 Jamaah |
PROBOLINGGO — Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, akan menjadi lokasi pelaksanaan NH Islamic Fest 2026 dan Tabligh Akbar pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan tersebut ditargetkan dihadiri sekitar 3.000 jamaah dari berbagai wilayah.
NH Islamic Fest 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Sahabat Yatim Yogyakarta dan Pondok Pesantren Nurul Hikmah. Selain menghadirkan rangkaian kegiatan dakwah dan tabligh akbar, acara ini juga membawa pesan sosial melalui penggalangan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Di antaranya penyanyi religi Veve Zulfikar, Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar Raden Kiai Haji Hasbullah Muhammad Syamsul Arifin, serta aktor Muhammad Cholidi Asadil Alam yang dikenal luas sebagai pemeran Azam dalam film Ketika Cinta Bertasbih.
Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan semakin memperkuat pesan dakwah sekaligus menarik antusiasme masyarakat untuk mengikuti NH Islamic Fest 2026.
Tidak hanya berorientasi pada kegiatan keagamaan, NH Islamic Fest 2026 juga dirancang sebagai momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Salah satu agenda sosial yang akan dilakukan adalah penggalangan bantuan bagi saudara-saudara yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain itu, kegiatan tersebut turut mendukung program wakaf sumur di Aceh. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui semangat berbagi dan gotong royong.
Direktur Pelaksana NH Islamic Fest 2026 dan Tabligh Akbar, Hasibullah, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan acara, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang untuk berdakwah, mempererat silaturahmi, sekaligus mengajak masyarakat untuk peduli dan berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan di NTT dan Aceh,” ujar Hasibullah.
Target kehadiran sekitar 3.000 jamaah membuat panitia terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan acara. Persiapan tersebut meliputi aspek teknis, pelayanan jamaah, keamanan, hingga rangkaian kegiatan dakwah dan sosial.
Panitia juga mengimbau masyarakat yang akan menghadiri NH Islamic Fest 2026 untuk mengikuti arahan petugas serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Koordinasi berbagai pihak terus dilakukan agar pelaksanaan acara dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jamaah.
Melalui NH Islamic Fest 2026, penyelenggara berharap kegiatan dakwah dapat menjadi ruang mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.
Masyarakat Probolinggo dan sekitarnya pun diajak hadir dalam NH Islamic Fest 2026 dan Tabligh Akbar pada 10 September 2026. Selain menjadi bagian dari momentum dakwah dan silaturahmi, kehadiran jamaah diharapkan dapat turut menguatkan gerakan kepedulian melalui dukungan untuk masyarakat yang membutuhkan di NTT serta program wakaf sumur di Aceh.
