BEKASI — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa menghadirkan inovasi digital untuk membantu pengelolaan Bank Sampah PADATKARYA di RW 026, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Melalui program kerja Bank Sampah KKN Pekayon Jaya, mahasiswa mengembangkan SIPAKAR atau Sistem Informasi Padatkarya, sebuah sistem informasi berbasis website yang dirancang untuk mendukung proses administrasi dan pengelolaan data bank sampah secara lebih mudah, terstruktur, dan efisien.
Inovasi tersebut hadir dari kondisi pengelolaan administrasi Bank Sampah PADATKARYA yang sebelumnya masih mengandalkan Microsoft Excel. Dengan jumlah nasabah yang cukup banyak serta pengurus yang tersebar di lima RT, pengelolaan data secara manual dinilai memiliki sejumlah keterbatasan, terutama dari sisi perangkat teknologi dan kemudahan dalam melakukan pencatatan.
Bank Sampah PADATKARYA sendiri telah berdiri sejak Oktober 2019. Dalam menjalankan kegiatannya, bank sampah tersebut didukung sekitar 26 admin dan pengurus yang tersebar di lima RT di wilayah RW 026.
Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa kemudian mengembangkan SIPAKAR sebagai sistem yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional Bank Sampah PADATKARYA. Website tersebut diharapkan dapat membantu pengurus dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan data tanpa harus sepenuhnya bergantung pada sistem administrasi manual.
Salah satu fitur yang menjadi bagian penting dalam SIPAKAR adalah pengelolaan data jenis sampah. Sistem tersebut memuat sekitar 53 jenis sampah yang dapat dipilih dan dikelola oleh admin.
Berbagai jenis sampah yang tersedia di dalam sistem antara lain ACCU, ALE-ALE/PET warna, aluminium foil, aluminium PANC, aluminium Pocari, antena, baja ringan, besi A, besi B/stall, boncos, botol bening, serta berbagai material lainnya.
Banyaknya jenis sampah yang dapat dimasukkan ke dalam sistem menunjukkan bahwa SIPAKAR dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan pengelolaan Bank Sampah PADATKARYA. Data tersebut dapat digunakan untuk mendukung proses pencatatan setoran sekaligus administrasi berdasarkan jenis material yang diterima.
Selain pengelolaan jenis sampah, SIPAKAR juga menyediakan sejumlah fitur administrasi yang dapat dimanfaatkan oleh pengurus bank sampah. Kehadiran sistem berbasis website tersebut diharapkan membuat proses pengelolaan informasi menjadi lebih tertata dan mudah diakses oleh admin yang telah mendapatkan pelatihan.
Untuk memastikan sistem dapat digunakan secara optimal, mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa juga menggelar sosialisasi dan pelatihan penggunaan SIPAKAR kepada pengurus Bank Sampah PADATKARYA.
Sebanyak delapan admin dan pengurus mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. Mereka diberikan pemahaman mengenai cara mengoperasikan website serta melakukan penginputan data secara digital.
Pelatihan tersebut menjadi bagian penting karena Bank Sampah PADATKARYA memiliki sekitar 26 admin dan pengurus. Dengan adanya transfer pengetahuan kepada lebih banyak kader, pengelolaan sistem diharapkan tidak hanya bergantung pada satu orang yang memahami teknologi tersebut.
Ketua RW 026 sekaligus Ketua Bank Sampah PADATKARYA, Nitro, S.T., menyambut baik kehadiran sistem informasi yang dikembangkan mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa.
“Dengan adanya website bank sampah dari mahasiswa KKN, besar harapan kami agar semua kader Bank Sampah bisa melakukan penginputan secara digital. Jadi, admin atau kader Bank Sampah tidak hanya satu yang bisa mengoperasikan, tetapi semua kader Bank Sampah bisa mengoperasikannya,” ujar Nitro.
Ia berharap digitalisasi tersebut dapat mendorong pengelolaan Bank Sampah PADATKARYA menjadi lebih maju, termasuk dalam proses administrasi dan kegiatan penimbangan sampah.
Setelah melalui proses pengembangan dan sosialisasi, SIPAKAR secara resmi diserahterimakan kepada Bank Sampah PADATKARYA pada 17 Agustus 2026. Penyerahan tersebut menjadi bentuk keberlanjutan program agar sistem yang telah dikembangkan dapat dimanfaatkan oleh pengurus dalam menjalankan aktivitas bank sampah.
Program pengembangan SIPAKAR dipimpin oleh Ketua Program Kerja Bank Sampah KKN Pekayon Jaya, Taufiq Luthfi H. Pelaksanaan program juga mendapatkan pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan, Ir. Kurbandi Satpatmantyo, M.M.
Melalui inovasi tersebut, mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa berupaya menghadirkan solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. SIPAKAR diharapkan dapat membantu Bank Sampah PADATKARYA dalam mengurangi ketergantungan terhadap pencatatan manual menggunakan Excel sekaligus membuat pengelolaan data menjadi lebih terstruktur.
Digitalisasi ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan persoalan administratif di tingkat masyarakat. Dengan sistem yang lebih terorganisasi, pengurus diharapkan dapat melakukan pencatatan data secara lebih praktis dan efisien.
Ke depan, keberadaan SIPAKAR diharapkan tidak hanya menjadi hasil dari program KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh Bank Sampah PADATKARYA sesuai kebutuhan. Dengan dukungan para kader dan pengurus, digitalisasi administrasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan bank sampah yang semakin modern, tertata, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
