Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad
Notice Pilihan

Zahran Revanizar Setiawan, Siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang yang Bersinar di Berbagai Bidang

Sertifikat penghargaan diberikan kepada Zahran Revanizar S. atas partisipasi aktif dalam DUGDER 2026.

SEMARANG
— Prestasi seorang pelajar tidak selalu ditentukan oleh satu bidang saja. Hal itu dibuktikan Zahran Revanizar Setiawan, siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang yang mampu menunjukkan kemampuan di bidang sains, bahasa, budaya, hingga keagamaan.

Di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompetitif, Zahran terus mengembangkan potensi dirinya melalui berbagai kegiatan dan kompetisi. Beragam pencapaian yang diraihnya menjadi gambaran bahwa generasi muda memiliki peluang besar untuk berprestasi apabila dibekali kemauan belajar, disiplin, dan keberanian untuk mencoba.

Salah satu prestasi terbaru Zahran datang dari ajang National Invention Competition for Young Moslem Scientists (NIC-YMS) 2026. Kompetisi tersebut berlangsung secara daring dengan penyelenggaraan berbasis di Bandung pada 1–10 Juli 2026.

Dalam kompetisi itu, Zahran bersama tim berhasil meraih Medali Perak (Silver Medal) untuk kategori Applied Life Science. Prestasi tersebut diraih melalui karya penelitian berjudul “VITA IMPERIUM: Pemanfaatan Daun Mimba dalam Pencegahan Overpopulasi Nyamuk.”

Penelitian tersebut mengangkat pemanfaatan daun mimba sebagai bahan alami yang berpotensi digunakan untuk membantu mengendalikan populasi nyamuk. Penggunaan bahan alam lokal menjadi salah satu sisi menarik dari inovasi yang dikembangkan Zahran dan timnya.

Melalui penelitian tersebut, Zahran tidak hanya belajar mengenai teori sains, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam mengembangkan gagasan menjadi sebuah karya ilmiah. Perolehan medali perak di tingkat nasional menjadi salah satu bukti kemampuan Zahran dalam mengembangkan minatnya di bidang penelitian dan ilmu pengetahuan.

Kemampuan Zahran juga tidak berhenti pada bidang sains. Ia turut menunjukkan prestasi dalam penguasaan bahasa asing melalui ajang International Science Qualification Olympiad (ISQO) 2025 yang diselenggarakan EDUEXPO bersama International Level Test Institution (ILTI).

Kompetisi tersebut berlangsung pada 21 September 2025 dengan salah satu bidang yang diikuti Zahran adalah Bahasa Inggris. Ia berhasil melaju hingga babak final dan memperoleh predikat B+ atau Silver Grade.

Capaian tersebut menjadi semakin berarti karena ISQO 2025 diikuti oleh peserta dalam jumlah besar. Berdasarkan data penyelenggara, kompetisi tersebut diikuti 148.927 peserta dari berbagai wilayah.

Kemampuan menembus babak final di tengah persaingan dengan ratusan ribu peserta menunjukkan bahwa Zahran memiliki kemampuan akademis yang terus berkembang. Pengalaman tersebut sekaligus memperkaya perjalanan prestasinya sebagai pelajar.

Tidak hanya mengejar prestasi akademik, Zahran juga menunjukkan kepedulian terhadap budaya lokal. Pada 24 Februari 2026, ia turut berpartisipasi dalam Kegiatan Dugder 2026 yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang.

Kegiatan tersebut mengangkat semangat “bersama dalam budaya, toleransi dalam tradisi”. Keterlibatan Zahran dalam kegiatan budaya menjadi pengalaman penting untuk mengenal dan ikut menjaga tradisi yang berkembang di masyarakat Kota Semarang.

Bagi seorang pelajar, pengalaman seperti itu menjadi bagian penting dalam membentuk karakter. Prestasi akademik dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan budaya.

Menariknya, perjalanan Zahran juga dilengkapi dengan pencapaian di bidang keagamaan. Ia telah menerima Sertifikat Tahfidz Qur'an dari PPT Bina Amal Semarang pada 24 Mei 2024.

Dalam program tersebut, Zahran berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an sebanyak tiga juz, yakni Juz 30, Juz 29, dan Juz 28.

Rangkaian pencapaian tersebut memperlihatkan sisi lain dari perjalanan pendidikan Zahran. Ia tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik dan mengikuti kompetisi, tetapi juga membangun pengalaman dalam bidang budaya serta memperkuat pendidikan keagamaannya.

Kisah Zahran menjadi contoh bahwa prestasi pelajar dapat tumbuh dari berbagai ruang. Mulai dari laboratorium dan penelitian, kompetisi bahasa, kegiatan kebudayaan, hingga pendidikan keagamaan, semuanya dapat menjadi bagian dari proses membangun kemampuan dan karakter generasi muda.

Dengan berbagai pengalaman yang telah diraih, Zahran Revanizar Setiawan diharapkan dapat terus mengembangkan potensi yang dimilikinya. Prestasi yang telah dicapai bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk berani mengeksplorasi kemampuan serta mengejar prestasi di bidang yang diminati.

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Zahran Revanizar Setiawan, Siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang yang Bersinar di Berbagai Bidang
  • Zahran Revanizar Setiawan, Siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang yang Bersinar di Berbagai Bidang
  • Zahran Revanizar Setiawan, Siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang yang Bersinar di Berbagai Bidang
  • Zahran Revanizar Setiawan, Siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang yang Bersinar di Berbagai Bidang
  • Zahran Revanizar Setiawan, Siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang yang Bersinar di Berbagai Bidang
  • Zahran Revanizar Setiawan, Siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang yang Bersinar di Berbagai Bidang
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad