![]() |
| Tim Politeknik Negeri Sriwijaya bersama Plt. Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Banyuasin dan staf dalam kegiatan pendampingan transformasi digital, 24 Agustus 2026. |
Banyuasin, 24 Agustus 2026 – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melaksanakan kegiatan Pendampingan Transformasi Digital dalam Sistem Pengambilan Keputusan Prioritisasi Potensi Investasi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyuasin, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan
langsung di kantor DPMPTSP Kabupaten Banyuasin ini merupakan bentuk kontribusi
perguruan tinggi dalam membantu instansi pemerintah memanfaatkan teknologi
untuk mendukung pekerjaan dan proses pengambilan keputusan. Kehadiran tim
Polsri disambut baik oleh Bapak Alamsyah, S.Pd., selaku Plt. Sekretaris
Dinas, bersama staf DPMPTSP Kabupaten Banyuasin.
Tim kegiatan diketuai oleh Malahayati,
M.Kom., dengan anggota dosen Desi Apriyanty, SE., M.Si., Nita Novita,
SE., MM., dan Wanda Septian, S.M., M.M. Kegiatan ini juga melibatkan
mahasiswa, yaitu Afdilia Nasya, Chelsea Choirunnisah, Lenno Nardo, dan
Clarisa Febriana Engga.
Dalam kegiatan tersebut, tim
memberikan pendampingan terkait penggunaan teknologi untuk mendukung sistem
pengambilan keputusan dalam menentukan prioritas potensi investasi. Pendampingan
dilakukan secara langsung dengan menjelaskan penggunaan sistem serta bagaimana
informasi yang tersedia dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam
proses pengambilan keputusan.
Kegiatan berlangsung secara
interaktif. Pihak DPMPTSP dapat melihat dan mencoba penggunaan teknologi yang
diperkenalkan, sekaligus menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai fitur dan
pemanfaatannya. Tim kemudian memberikan penjelasan dan arahan sesuai dengan
kebutuhan mitra.
Menurut ketua tim, Malahayati,
M.Kom., transformasi digital bukan hanya tentang penggunaan aplikasi,
tetapi juga bagaimana teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi pengguna.
“Melalui pendampingan ini, kami
ingin memastikan teknologi yang digunakan dapat dipahami dan benar-benar
membantu kebutuhan mitra, terutama dalam mendukung proses pengambilan keputusan
terkait potensi investasi,” ungkap Malahayati.
Selain praktik penggunaan
teknologi, kegiatan juga diisi dengan diskusi bersama pihak DPMPTSP Kabupaten
Banyuasin. Diskusi membahas kebutuhan pengguna, pemanfaatan sistem, serta
berbagai masukan yang dapat menjadi bahan untuk pengembangan selanjutnya.
Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk mendapatkan gambaran
langsung mengenai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Salah satu pembahasan penting
dalam kegiatan ini adalah keberlanjutan pemanfaatan teknologi. Tim Polsri
bersama pihak DPMPTSP mendiskusikan langkah yang dapat dilakukan agar sistem
yang telah diperkenalkan tidak berhenti setelah kegiatan pendampingan selesai, tetapi
dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sesuai kebutuhan.
Kegiatan ini juga memberikan
pengalaman bagi mahasiswa yang terlibat. Mereka dapat melihat secara langsung
bagaimana teknologi yang dipelajari di lingkungan kampus diterapkan untuk
mendukung kebutuhan nyata di instansi pemerintah. Selain kemampuan teknis,
mahasiswa juga mendapatkan pengalaman dalam berkomunikasi, bekerja dalam tim,
dan memahami kebutuhan pengguna.
Melalui kegiatan ini, tim Polsri
berharap pemanfaatan teknologi digital di DPMPTSP Kabupaten Banyuasin dapat
terus dikembangkan untuk mendukung pengelolaan informasi dan proses pengambilan
keputusan yang lebih efektif. Kolaborasi antara Polsri dan DPMPTSP Kabupaten
Banyuasin juga diharapkan dapat terus berlanjut melalui pendampingan maupun
pengembangan teknologi sesuai kebutuhan mitra.
Kegiatan ditutup dengan diskusi mengenai rencana keberlanjutan dan pemanfaatan sistem. Sambutan positif dari pihak DPMPTSP menjadi dukungan bagi terwujudnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendorong transformasi digital di Kabupaten Banyuasin.
%20(1).jpg)