Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad
Notice Pilihan

Ari Setiawan Siapkan CSR Pendidikan Usai Seminar Gen Z di Yogyakarta

Ari Setiawan menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pendidikan dan pengembangan kompetensi generasi muda melalui program CSR di bidang pendidikan.

YOGYAKARTA — Upaya memperkuat kualitas pendidikan dan kapasitas generasi muda terus mendapat perhatian. Setelah pelaksanaan The Great Conference of Gen Z & Gen Alpha di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 5 September 2026, Ari Setiawan mengungkapkan rencana pengembangan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyasar bidang pendidikan.

Seminar tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mendapatkan wawasan, inspirasi, serta perspektif mengenai berbagai tantangan yang akan dihadapi di masa depan.

Dalam keterangannya, Ari Setiawan yang disebut menjabat sebagai Komisaris PT Interkoneksi Indonesia Persero, Komisaris Independen PT Teman Makan Sejuta Umat, serta Komisaris Independen PT Gayeon Industri Persada, menilai pendidikan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.

Menurut Ari, pembangunan Indonesia tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur. Penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, juga menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa.

“Impact yang dapat kita berikan kepada bangsa dan negara adalah dengan membangun generasi mudanya. Kalau kita ingin melihat Indonesia yang lebih baik di masa depan, maka investasi terbesar yang harus kita lakukan adalah pada pendidikan dan kemampuan generasi mudanya,” ujar Ari dalam wawancara.

Program CSR yang tengah disiapkan akan diarahkan pada dua bidang utama, yakni pemberian beasiswa pendidikan dan program sertifikasi kemampuan.

Beasiswa ditujukan untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas kepada generasi muda yang memiliki potensi serta semangat belajar.

Sementara itu, program sertifikasi diharapkan dapat membantu peserta memperoleh pengakuan atas keterampilan yang dimiliki. Sertifikasi juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing generasi muda ketika melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia profesional.

Ari menekankan bahwa dukungan kepada generasi muda tidak cukup hanya melalui bantuan biaya pendidikan.

“Kami ingin program ini tidak berhenti hanya pada bantuan pendidikan. Kami ingin anak-anak muda juga memiliki skill yang bisa dibuktikan melalui sertifikasi. Jadi mereka tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan,” lanjutnya.

Generasi Z dinilai memiliki potensi besar untuk mengambil peran dalam berbagai bidang. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan akses terhadap pendidikan, pengalaman belajar, serta keterampilan yang sesuai dengan perkembangan dunia kerja.

Melalui program CSR tersebut, dukungan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal, tetapi juga pada peningkatan kemampuan praktis yang dapat digunakan dalam kehidupan profesional.

Yogyakarta menjadi salah satu titik awal dalam melihat antusiasme generasi muda terhadap kegiatan edukasi dan pengembangan kapasitas.

Ke depan, program CSR tersebut direncanakan memiliki jangkauan yang lebih luas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi muda di berbagai daerah di Indonesia.

Pelaksanaan program pendidikan dinilai membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Dunia usaha, institusi pendidikan, komunitas, dan generasi muda dapat membangun kolaborasi agar program yang dijalankan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat program CSR tidak sekadar menjadi kegiatan sosial sesaat. Dukungan yang diberikan diharapkan mampu membuka akses terhadap pendidikan sekaligus membekali generasi muda dengan kompetensi yang dibutuhkan.

Ari berharap program yang disiapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda Indonesia.

“Kita mungkin tidak bisa mengubah seluruh bangsa dalam satu hari. Tetapi kita bisa mulai dengan memberikan kesempatan kepada satu anak muda, kemudian seribu, sepuluh ribu, dan terus berkembang. Dari situlah perubahan besar dimulai,” tutupnya.

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Ari Setiawan Siapkan CSR Pendidikan Usai Seminar Gen Z di Yogyakarta
  • Ari Setiawan Siapkan CSR Pendidikan Usai Seminar Gen Z di Yogyakarta
  • Ari Setiawan Siapkan CSR Pendidikan Usai Seminar Gen Z di Yogyakarta
  • Ari Setiawan Siapkan CSR Pendidikan Usai Seminar Gen Z di Yogyakarta
  • Ari Setiawan Siapkan CSR Pendidikan Usai Seminar Gen Z di Yogyakarta
  • Ari Setiawan Siapkan CSR Pendidikan Usai Seminar Gen Z di Yogyakarta
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad