| Rakkison JeVe mengabadikan momen bersama streamer MiawAug dalam pertemuan sesama kreator konten. (Sumber foto: Instagram/Rakkison JeVe) |
PANGKAL PINANG – Nama Rakkison JeVe kembali menjadi perbincangan di kalangan
penggemar gim setelah berhasil membangun kembali popularitasnya sebagai
streamer dan kreator konten. Di balik pencapaiannya saat ini, perjalanan
Rakkison tidak selalu berjalan mulus. Setelah sempat berada di puncak
popularitas pada 2024, ia harus memulai semuanya dari awal akibat kehilangan
kanal YouTube yang telah dibangunnya.
Masa kejayaan Rakkison JeVe terjadi pada
2024 ketika kanal YouTube miliknya berkembang pesat dan sejumlah kontennya
berhasil menembus daftar trending. Saat itu, namanya semakin dikenal sebagai
streamer yang konsisten menghadirkan siaran langsung bertema gim dengan gaya
penyampaian yang khas dan menghibur.
Namun, perjalanan tersebut mengalami
hambatan ketika kanal YouTube pertamanya yang telah mengumpulkan sekitar 200
ribu pelanggan tidak lagi dapat dipertahankan. Kondisi itu membuat Rakkison
harus mengulang langkahnya dari awal dan mencari cara agar tetap dapat bertahan
di industri kreator konten yang memiliki persaingan ketat.
Alih-alih menyerah, Rakkison memilih
memanfaatkan TikTok sebagai titik awal untuk membangun kembali identitas
digitalnya. Selama kurang lebih satu tahun, ia secara konsisten mengembangkan
personal branding melalui berbagai konten dan siaran langsung agar kembali
dikenal oleh masyarakat, khususnya komunitas pencinta gim.
Dalam proses tersebut, Rakkison mengaku
mencoba berbagai konsep agar kontennya tetap menarik di mata penonton. Beragam
ide terus dikembangkan untuk menyesuaikan diri dengan karakter audiens di media
sosial, sehingga perlahan kepercayaan publik terhadap kontennya kembali tumbuh.
Perjalanan membangun kembali karier itu
tidak terlepas dari berbagai tantangan. Rakkison harus melewati banyak
lika-liku, mulai dari membangun kembali basis penonton hingga menciptakan
konten yang mampu bersaing dengan kreator lain. Meski demikian, konsistensi
menjadi modal utama yang membuatnya tetap bertahan.
Keberhasilan membangun personal branding
di TikTok kemudian berdampak positif terhadap kanal YouTube barunya. Perlahan,
jumlah pelanggan kembali meningkat hingga mencapai sekitar 200 ribu
subscribers. Jika digabungkan dengan kanal lamanya yang pernah memiliki sekitar
200 ribu subscribers sebelum dihapus, total pencapaian audiens yang pernah
diraihnya telah melampaui 400 ribu pelanggan.
Saat ini, Rakkison JeVe lebih banyak
berfokus pada siaran langsung permainan Mobile Legends. Selain itu, ia juga
sesekali menghibur para penontonnya melalui permainan lain yang populer di
kalangan anak-anak, seperti Super Bear Adventure, Sakura School, Minecraft,
serta berbagai gim lainnya. Gaya siarannya yang penuh gimmick, ekspresif, dan
kerap diselingi kemarahan sebagai bagian dari hiburan menjadi ciri khas yang
disukai para pengikutnya.
Meski telah memiliki jaringan pertemanan
dengan sejumlah YouTuber dan streamer ternama, Rakkison tetap mempertahankan
sikap rendah hati. Ia juga memilih untuk tidak mengungkapkan besaran pendapatan
yang diperolehnya dari dunia digital karena menganggap hal tersebut sebagai
ranah pribadi. Hingga kini, ia tetap tampil apa adanya dan mempertahankan
karakter yang telah dikenal para penontonnya.
Keberhasilan Rakkison JeVe bangkit
setelah kehilangan kanal YouTube menunjukkan bahwa konsistensi, kemampuan
beradaptasi, dan kemauan untuk terus berkembang menjadi kunci utama dalam dunia
kreator konten. Selain memiliki sekitar 200 ribu subscribers di kanal YouTube
aktifnya, ia juga mengumpulkan sekitar 35 ribu pengikut di TikTok dan 13 ribu
pengikut di Instagram. Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa kegagalan
bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk membangun kembali karier dengan
fondasi yang lebih kuat.