Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad
Notice Pilihan

KKN UTA'45 Jakarta Sulap Sereh Hasil TOGA Jadi Spray Antinyamuk

Dokumentasi kegiatan KKN UTA'45 Jakarta sulap sereh hasil TOGA jadi spray antinyamuk. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

CIGOMBONG, BOGOR - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 5 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta melaksanakan kegiatan edukasi dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama warga Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di RW 01 tersebut menjadi bagian dari program kerja mahasiswa di bidang kesehatan dan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mengenalkan berbagai jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Lima jenis TOGA yang ditanam bersama warga, yaitu kunyit, jahe, kencur, sirih, dan sereh.

Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan lahan pekarangan sebagai tempat menanam tanaman yang memiliki manfaat bagi keluarga. Selain memberikan edukasi, mahasiswa juga mengajak warga terlibat langsung dalam proses penanaman dan perawatan tanaman.

Ketua Kelompok KKN Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Muhammad Maulana Yusuf, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penanaman bersama, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat.

“Lewat kegiatan ini kami ingin mengajak warga melihat bahwa pekarangan rumah yang sederhana pun sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menanam sesuatu yang berguna. Tanaman seperti kunyit, jahe, kencur, sirih, dan sereh sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan juga mudah ditanam. Harapan kami, setelah kegiatan ini selesai, warga tidak hanya mengingat pernah menanam bersama mahasiswa KKN, tetapi juga mau melanjutkan dan merawat TOGA sendiri di rumah.”

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengenalan jenis dan manfaat tanaman TOGA kepada warga. Selanjutnya, mahasiswa bersama masyarakat menyiapkan lokasi dan media tanam, kemudian melakukan penanaman kunyit, jahe, kencur, sirih, dan sereh. Mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai cara perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Warga mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan terlibat langsung dalam proses penanaman.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara sederhana namun produktif. Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat diterapkan warga dengan menanam dan merawat TOGA secara mandiri di lingkungan rumah. Mahasiswa KKN Kelompok 5 berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Pasir Jaya, khususnya dalam meningkatkan pemanfaatan tanaman yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama mahasiswa KKN dan warga sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam program penanaman TOGA.

Dokumentasi kegiatan KKN UTA'45 Jakarta sulap sereh hasil TOGA jadi spray antinyamuk. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Mahasiswa KKN UTA'45 juga Ajarkan Warga Olah Sereh Menjadi Spray Antinyamuk.

Tanaman sereh yang sebelumnya ditanam melalui program TOGA dimanfaatkan kembali melalui praktik pembuatan spray antinyamuk sederhana bersama warga Desa Pasir Jaya.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 5 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta melaksanakan edukasi pemanfaatan tanaman sereh melalui praktik pembuatan spray antinyamuk bersama warga Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut program penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang sebelumnya dilaksanakan bersama warga.

Mahasiswa KKN mendampingi warga mulai dari persiapan bahan, pengolahan sereh, hingga pengemasan ke dalam botol spray. Sereh dicuci dan dipotong, kemudian direbus hingga aromanya keluar. Air rebusan yang telah disaring digunakan sebagai bahan cair utama dan dicampurkan dengan alkohol 70 persen sebelum dikemas.

Dokumentasi kegiatan KKN UTA'45 Jakarta sulap sereh hasil TOGA jadi spray antinyamuk. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Ketua Kelompok KKN Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Muhammad Maulana Yusuf, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menunjukkan bahwa tanaman yang telah ditanam warga dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.

“Kami ingin menunjukkan kepada warga bahwa tanaman yang sudah ditanam tidak hanya berhenti sebagai tanaman di pekarangan, tetapi juga bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Salah satunya sereh yang kami praktikkan menjadi spray antinyamuk sederhana,” ujarnya.

Salah seorang kader Desa Pasir Jaya, Aik, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan tanaman di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap warga dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dan mengembangkan pemanfaatan tanaman secara mandiri. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama mahasiswa KKN dan warga sebagai bentuk partisipasi masyarakat. 

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • KKN UTA'45 Jakarta Sulap Sereh Hasil TOGA Jadi Spray Antinyamuk
  • KKN UTA'45 Jakarta Sulap Sereh Hasil TOGA Jadi Spray Antinyamuk
  • KKN UTA'45 Jakarta Sulap Sereh Hasil TOGA Jadi Spray Antinyamuk
  • KKN UTA'45 Jakarta Sulap Sereh Hasil TOGA Jadi Spray Antinyamuk
  • KKN UTA'45 Jakarta Sulap Sereh Hasil TOGA Jadi Spray Antinyamuk
  • KKN UTA'45 Jakarta Sulap Sereh Hasil TOGA Jadi Spray Antinyamuk
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad